Terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera

TPPS Kabupaten Bengkalis Laksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025

TPPS Kabupaten Bengkalis Laksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 Keterangan Gambar : Foto bersama bersama tamu dan undangan

BENGKALIS -- Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bengkalis melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakordis) percepatan penurunan stunting tahun 2025 yang dilaksanakan lantai II ruang Rapat Hang Tuah Kantor Bupati Bengkalis. Senin (8/12/25)

Rakordis percepatan penurunan stunting dihadiri oleh Bupati Bengkalis yang pada kesempatan itu wakil oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DisdaldukKB) Kabupaten Bengkalis Paulina, Perwakilan Dinas Kesehatan oleh Plt. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Yessica Vebrina, Perwakilan Perangkat Daerah se Kabupaten Bengkalis, Camat se Kabupaten Bengkalis dan Kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Bengkalis serta PKB Kecamatan Bengkalis dan Bantan.

Penurunan stunting sudah menjadi fokus dan prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Tujuan dalam percepatan penurunan stunting yaitu mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif.

TPPS Kabupaten Bengkalis juga bertugas untuk mengoordinasikan, menyinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di tingkat Kabupaten dan Kecamatan hingga ke Desa dan Kelurahan.

"Untuk mewujudkan itu, Kabupaten Bengkalis terus berupaya menekan prevalensi stunting melalui berbagai program strategis dan intervensi, baik intervensi spesifik maupun intervensi sensitif", terang Sekretaris TPPS Kabupaten Bengkalis Paulina.

Berbagai macam upaya dan program yang dilaksanakan untuk bisa berjalan dengan optimal serta memberikan dampak signifikan untuk menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Bengkalis dengan penuh komitmen dan dilakukan secara konsisten.

“Kami berharap kepada kita semua yang tergabung dalam TPPS Kabupaten Bengkalis untuk bersama-sama bergandeng tangan, bekerjasama, bersinergi sesuai dengan tugas dan fungsi-nya masing-masing, mari kita laksanakan seluruh rencana aksi, kegiatan, program dan inovasi dengan sungguh-sungguh dan jangan lupa bahwa seluruh data, kegiatan dan intervensi yang kita laksanakan untuk dimasukkan dalam web aksi bangda kemendagri secara berjenjang”, harap Paulina.

Dalam rangka percepatan penurunan stunting, kami dari pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus melaksanakan berbagai langkah strategis dalam penanganan stunting dengan penguatan data dan pemetaan keluarga berisiko stunting, termasuk validasi oleh kader dan puskesmas.

Selain itu juga, melalui peningkatan cakupan intervensi spesifik, seperti pemberian imunisasi lengkap, penimbangan dan pengukuran berkala, serta edukasi gizi. Kemudian melalui optimalisasi intervensi sensitif, mencakup penyediaan sanitasi layak, air bersih, bantuan sosial, dan peningkatan ketahanan pangan keluarga, serta melalui pemberdayaan Kader Posyandu, PKK, Bidan, dan tenaga kesehatan sebagai ujung tombak edukasi dan pelayanan.

 

"Melalui rapat koordinasi hari ini, kami berharap, kita dapat nantinya menyamakan persepsi dan membuat langkah strategis dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bengkalis, kemudian meningkatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan, termasuk Kecamatan dan Desa/Kelurahan, serta menghasilkan rencana aksi yang terukur, tepat sasaran, dan dapat dievaluasi secara berkala. Agar kita dapat menjadikan Kabupaten Bengkalis zero stunting, sebagai langkah investasi berharga kita dalam menyiapkan generasi emas Kabupaten Bengkalis di masa depan, melalui yang namanya gerakan bersama", harap Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri.

Rakordis juga menghadirkan narasumber dari Badan Gizi Nasional wilayah kerja Kabupaten Bengkalis Firman Sinaga dengan materi MBG 3 B (Ibu Hamil, Menyusui, Balita non-PAUD dan Narasumber ke dua H. Heri Pratikno dengan materi tentang strategis komunikasi perubahan perilaku tentang percepatan penurunan stunting.

Selanjutnya, narasumber yang ke tiga Yessica Vebrina materi tentang laporan Gerakan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2025. (Hadi Darma/Agus)

 

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment